Terima kasih, berkunjung di Web-blog kami. Campus Forex merupakan komunitas trader forex di Klaten - Yogyakarta yang mulai trading forex sejak tahun 2006 Semasa menjadi Wakil Pialang di Perusahaan Broker Forex Jakarta.

Rekan trader, Saat ini, CampusForex ditunjuk sebagai Official Introducing Office di Perusahaan berskala Internasional, FXDD, Malta Uni Eropa. Liquid Markets Ltd is terdaftar di Cyprus Investment Firm (CIF) dan teregulasi di Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC) dengan nomor lisensi : 103/09. Anda akan mendapatkan kenyamanan dalam bertransaksi dengan PerusahaanTeregulasi Resmi, Dengan menggunakan Platform yang berdasarkan Transparansi, Kecepatan dan Keakuratan.

Because, execution is everything... Campus Forex Yogyakarta, Tidak sekedar berbagi, Bukan Sembarang Kisah...

Menjahit Kembali Sajadah Yang Kian Terkoyak

Wednesday, 19 September 2012



Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.
Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!"

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit."

Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua - itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."

Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, "Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tau dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tau dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah."

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.

"Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."

Doa sangat besar kuasanya, tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia, mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Di saat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.

Entah Apa Judulnya.......................

Friday, 10 August 2012



Sekedar mereview tulisan terdahulu, sepertinya mampu mewakili bagi anda yang sedang mengalami kegundahan hati...
Putus cinta adalah sebuah pengalaman yang sangat berat, nyaris serupa dengan menghadapi kematian orang yang disayangi. Emosi Anda bercampur tidak menentu, mudah untuk terguncang, serta kadang mati rasa.

Sementara jika Anda Putus profit di forex, itu juga pengalaman yang sangat berat, apalagi jika modal yang dipakai itu karena hutang atau jual sapi satu-satunya. Menangislah, selagi bisa menangis ha ha ha ha.

Saya Pangeran Trading dari kegelapan hua ha ha ha ha. Bangkit ingin menghibur Anda. Saya bawakan obat putus urat profit hua ha ha ha ha.

Tidak pernah ada pil obat untuk mengatasi putus PROFIT. Satu-satunya yang bisa Anda lakukan adalah apa yang saya sebut damage control, yakni mengendalikan kondisi agar tidak lebih rusak dan menyakitkan daripada seharusnya. Wuih... romantis kang !!

Kontrol harus kembali ke tangan Anda, secepatnya! Semakin lama Anda terkurung oleh emosi, rasa sakit dan ketidakpastian, semakin sulit Anda untuk berdiri kembali dengan keadaan sehat. Renungkan baik-baik!

Apapun latar belakang budaya, pendidikan dan usia, ketika Anda loss di forex dan menghabiskan uang di pasar forex, Anda pasti merasakan seperti dunia runtuh ketika baru saja mengalami hal itu. Bahkan menurut penelitian (kata orang lewat yang tidak bisa dipertanggunjawabkan he he he), trader mengalami stress yang jauh lebih besar daripada seseorang ketika menghadapi situasi putus cinta atas alasan apapun. HUa ha ha ha. Saya Pangeran Trading dari kegelapan, tidak pernah putus cinta hua ha ha ha.

Putus cinta tidak kehilangan uang banyak, tidak berdampak dahsyat terhadap keluarga. Tetapi kalau kehilangan uang puluhan juta rupiah bahkan ratusan juta rupiah, what happen with you and your family?

Sobat, Anda tidak sendirian.

Jiwa Anda seperti menggeliat, meregang dalam rasa sakit yang tidak kunjung mereda. Orang-orang di sekitar Anda berkata, "Sudahlah, luka hati seperti ini pasti sembuh sendiri seiring waktu." Namun itu terasa seperti nasihat omong kosong karena Anda sama sekali tidak merasa seperti itu. Setiap hari yang berlalu dari moment loss tempo hari, Anda merasa semakin pedih, kegundahan yang sulit dinyatakan dengan kata-kata. Sepertinya tidak ada seorang pun yang bisa pahami rasa pilu yang memaku, menjerat di dada Anda. Hua ha ha ha ha. Sementara Anda menangis, karena sudah tidak ada lagi dana untuk deposit, karena untuk menutup hutang kemarin saja bingung mau diambilkan dari mana.

Sobat, Anda tidak sendirian.

Anda kerap terbayang akan kisah-kisah indah yang pernah dilalui bersamanya dahulu, jauh sebelum putus cinta. Anda tidak bisa berhenti memikirkan seluruh janji cinta manis yang disampaikan olehnya. Seluruh tulisan surat cinta, SMS cinta, puisi cinta, candaan cinta lewat telepon, serta pertemuan-pertemuan hangat nyaman.

Semua terasa begitu sempurna dan ada pada tempatnya. Anda bisa yakin itu bukan perasaan Anda saja karena ada banyak orang yang begitu mendukung, mengkonfirmasi, bahkan iri akan keindahan hubungan cinta Anda dengan forex. Semua orang tahu bahwa Anda telah "koar-koar" dimana-mana Anda adalah trader hebat dan tidak pernah loss.Semua orang iri dengan Anda. Pekerjaan Anda enak, uang dapat dengan mudah di dapat. Tetapi sekarang, oh... ketika uangmu ludes tempo hari, semuanya terasa... runtuh, hancur berantakan. Impianmu hilang ditelan angin.

Sobat, Anda tidak sendirian.

Anda sudah mencoba untuk kuat melewati masa kesedihan ini. Anda berkali-kali berteriak pada diri sendiri untuk bangun dan bertahan. Apa daya, Rasa sakit datang bertubi-tubi, membuat Anda mengerang dalam kelelahan dan terlalu hampa untuk hal-hal lainnya. Anda jatuh terluka. Hati Anda. Jiwa Anda. Mental Anda. Fisik Anda. Seluruhnya.

Satu per satu, Anda seperti terlucuti, ditelanjangi, dipermalukan hingga tidak memiliki sisa energi selain untuk menangisi diri. Kehancuran perekonomian keluarga Anda mendamparkan Anda di sebuah pulau yang terbuang dimana hantu Ketidakberhargaan dan Kesendirian merasuki sel tubuh Anda, menghancurkan setiap asa hingga pecah berkeping-keping. Oh....

Sobat, Anda tidak sendirian

Dengarkan saya, Saya Pangeran Trading dari kegelapan... pernah mengalami seperti Anda. HUA HA HA HA HA

Trading Forex Seperti Bermain Bola

Monday, 30 July 2012



Perhelatan akbar sepak bola Piala Eropa 2012 telah berakhir dengan Spanyol menjadi juara setelah mengalahkan Italia di laga final yang cukup menghibur.
Kita melihat adu skill para bintang sepakbola dunia yang berharga jutaan dollar, meski kadang teman wanita anda mencibir dan mengatakan, “Satu bola kok dikerubutin 22 orang …”
Sepak bola layaknya online trading yang setiap hari kita geluti, merupakan suatu bisnis multi millions dollar dengan arus perputaran uang yang besar setiap harinya. Mulai dari transfer pemain, penjualan merchandise, tiket, hak siar pertandingan dan mungkin masih banyak yang lainnya.
Dalam satu wawancara dengan pengamat sepakbola, bung Andi Bachtiar Yusuf, seorang Lionel Messi ataupun Xavi Xernandes dapat menendang ke arah tiang gawang selama 5 kali berturut-turut tanpa gagal. Bayangkan, tiang gawang selama 5 kali berturut-turut! Mungkin inilah yang membuat harga mereka mahal
Namun bukan itu poinnya, pemain seperti Messi dan Xavi telah membuat sepak bola menjadi industri yang besar seperti layaknya maestro trading Warren Buffet menjadikan online trading sebagai sebuah industri yang memikat para investor untuk terjun kedalamnya. Tentunya tanpa kehadiran mereka, sebuah industri sepakbola ataupun trading saat ini akan seperti semangkok sayur tanpa garam.
Bila kita berkaca kepada sosok-sosok tersebut, kita dapat belajar bahwa untuk menjadi seorang maestro dibutuhkan mental dan tekad yang kuat. Seorang Messi ataupun Xavi memulainya dari sebuah klub kecil dan harus rela duduk di bangku cadangan. Begitupula Warren Buffet yang menghabiskan masa mudanya untuk berguru kepada Benjamin Graham.
Banyak dari kita yang memimpikan kesuksesan di dunia trading, trading for living, ataupun pada akhirnya bisa mewujudkan kebebasan finansial. Sejauh mana mental dan tekad anda dalam mencapainya? Online trading merupakan bisnis serius yang tidak bisa dicapai bila tidak bersungguh-sungguh.
Apabila ada seseorang mengatakan bahwa Ia trading sebagai usaha sampingan, saya sangsi ia akan berhasil dalam bisnis trading online. Bisnis trading tidak bisa dipandang sebelah mata, 

“Setiap loss yang dialami harus benar-benar terasa agar kita kapok, dari sini baru kita bisa belajar dengan sungguh-sungguh”.

MENCOBA MEMAHAMI TAKDIR TUHAN

Tuesday, 10 July 2012


Entahlah saya harus memulai dari mana... tetapi saya akan berkata bahwa semua ini penting. Saya bersedih di pagi ini, ketika saya ketahui masih terlalu banyak trader-trader yang loss besar bahkan Margin Call  berulang-ulang. Saya harus ngomong apa lagi, ketika semua sudah aku tumpahkan di blog ini, “
Jangan MC lagi !!” Tetapi okey, kalau memang harus MC... gak apa-apa kita juga akan banyak belajar dari pengalaman MC, tetapi mbok yo duitnya yang kena MC itu duit yang tidak terlalu banyak.... yang jika kita kehilangan, tidak akan ada pengaruh apa-apa terhadap perekonomian keluarga kita. Misal MC $50 ..hehehehe. Tetapi kalau MC berkali-kali $50, sungguh itu bermasalah.. khakhakhakaha.
Ternyata ini memang berat, sulit menghindari loss besar atau Margin Call ini, karena lemahnya mental kita dalam trading, itu pun saya tidak menyalahkan, karena berkenaan dengan mental memang membutuhkan jam terbang yang cukup dan pengalaman. Mental tidak bisa ditransfer  instan...
Ketidaksabaran menjadi faktor penyebab terbesar masalah ini. Ya, manusia memang selalu tergesa-gesa... maunya enak dengan segera, tanpa proses. Jika ada proses, pun haruslah cepat. Hemmm... makanya di Indonesia banyak yang korupsi ya dan juga menyuap? Entahlah....
Jika fokus kepada apa yang menjadi perhatian saya selama ini tentang trading forex, memang ketidaksabaran menjadi masalah nomor satu bagi saya untuk menghambat sukses.
Betapa mereka tidak sabar untuk menunda sementara ke akun real. Berdemo ria dulu... Ya tetap saja saran itu diabaikan... dengan alasan tidak ada tantangan dan percuma. Apa boleh buat, kalau kesimpulan itu memang ada harga yang harus dibayar. Apalagi jika sudah terlalu pede, menaruh modal pertama trading dengan modal fantastis, duit panas...lagi! Ya, sudah ada keberanian demikian, padahal dia juga belum mengenal news NFP...! Begitu Mengabaikan satu faktor fundamental saja, keseret news ini langsung habis duitnya. Seminggu dengan bangga trading, karena trading dari senin sampai kamis profit terus sih.... hehehe. Hari Jum’at profit melayang.
Lalu apa yang mesti kita lakukan sebenarnya?
Haiyyah, kita sudah tahu, tapi tidak pernah dipraktekkan. Coba, perintah CUTLOSS, siapa trader yang tidak ngerti? Tetapi bukankah itu tidak mereka lakukan ketika akunnya dalam keadaan terancam?  Kita sudah tahu, stop loss atau cut loss  itu melindungi uang kita.

Hindari berpegangan pada posisi yang kalah karena Ada "harapan" bahwa keadaan akan berbalik.

Tetapi kita selalu ragu menggunakan “kemurahan” ini. Mengapa selalu ragu? Ya karena mindset kita bicara bahwa trading itu harus profit. Maka ketika belum profit ya dibiarkan sampai harusnya profit, tetapi pola pikir semacam itu keliru.. karena transaksi kita bisa saja tidak pernah dibiarkan satu poin pun untuk plus. Yah, mungkin pendapat saya keliru jika dipandang oleh para idealis trader yang harus OP sempurna dan sempurna. Padahal menurutku sih, kita ini manusia.... Makhluk yang terbatas dalam sebuah ruang dan waktu.  Entahlah, aku hanya angguk-angguk kepala saja, jika ada yang mengklaim bahwa sistemnya yang paling sempurna, setiap OP gak pernah salah... always profit dari hari ke hari, dari trading ke trading... tidak ada history reward naik turun...! Setiap bulan diatas 1000 % konsisten. Ckckckckck.....!
Percayakah bahwa itu adalah BULLSHIT?
Ya, artinya jika kita loss, itu wajar dan biasa... karena dari keadaan itu kita menjadi “belajar lagi”. Ingat, karena kita manusia dengan segala karakteristiknya sebagai manusia, bukan malaikat. Tetapi maksud saya, saat kita loss itu agar mendapat perhatian yang cukup; bagaimana agar loss tidak terlalu besar. Bagaimana agar loss kita tidak menjadikan MC. Bagaimana agar semua ini bisa di minimalisir dan kita bisa menikmati WD yang konsisten. Kita berfikir ke hal yang kecil-kecil dulu, persoalan di dalam diri kita sendiri... Ndak usah kemana mana dulu laaah..! Cek ricek dulu bagaimana kita trading... sudahkah menggunakan sistem yang profitable... sudahkah menaati rule MM trading... sudahkah kita menjadi trader yang bersyukur...ketika hari itu cukup profit sesuai rencana tradingg, masihkah kita ingin menambah lagi? Dll... dll.... yang Anda lebih tahu.
Monggo di kaji kembali..! Saya sekedar mengingatkan saja...dan saya juga  bukan merasa paling hebat, saya adalah pembelajar. Dan saya memiliki banyak pengalaman belajar, bukan pengalaman menjadi orang hebat!

Saya telah banyak belajar dari pengalaman:
Pertama: Membara keinginan selalu trading, hari sabtu aja sdh gak sabar ingin trading.. Begitu senin pagi langsung..OP. Bukan berdasar sinyal tetapi, berdasar kangen OP. Hahahahaha 

 Kedua, kesalahan saya yg telah aku catat adalah terlalu pede juga terlalu gak pede. Emang yg terlalu2 itu gak baik dlm trading. Apalagi terlalu serakah.. Terlalu percaya sinyal orang lain, terlalu sok pinter nganalisa.. Dan terakhir terlalu goblog! Hahahahhaa

 Ketiga: gak fokus... Banyak pekerjaan atau aktifitas lain yg Mengganggu. Jadinya selalu ketinggalan moment, pas ada noment gak pernah liat chart, pas ditungguin.. Gak ada sinyal.. Lha kapan tradingnya? Ya udah, akhirnya daripada gak OP-OP, akhirnya OP asal2an.. Asal klik.. Loss? Injek lagi. Loss lgi, ya injek lagi.. MC ? ya..gak papa.. Kan semua trader jg mengalami MC.. Jadi pede MC.. Hahahaha

Keempat : pake modal gak fresh.. Ini kesalahan yg jarang disadari trader.. Modal pinjam bank..apalgi karena menyekolahkan BPKB atau sertifikat, Modal orang lain yg orang itu gak siap resiko.. Modal titipan keluarga.. Dan terakhir, modal orang lain yg orang itu adalah pak polisi.. Hahahahahahhaaa

Kelima : terlalu banyak sistem yg dirinya jg merasa semua sistem itu membingungkan.. Tetapi sdh live trading, maka tradingnya itu adalah trading mode on belajar, bukan mode on mencari profit.... Kalau sdh pd level mencari profit, dia harus sudah memiliki sistem yg profitable.. Kalau pd tahap mode on belajar, loss pun harus disyukuri..krn dg loss anda dapat ilmu baru.. Jika profit, harusnya malah istighfar.. Berfikir, sekarang profit.. Belum tentu besok profit.. Makanya istighfar... Biar profit terus.. Kalau sdh profit konsisten.. Anda sdh layak menjadi trader tenanan! Dan menjadi trader yg bukan mode on belajar lg, tetapi bener2 anda seorang profesional.. Dan tinggal membelajari orang lain.. Biar orang lain jg bisa menjadi trader tenanan! Bukan trader ecek2 yg baru profit konsisten sebulan, sombonge wes selangit!!

Keenam, kesalahan selanjutnya adalah kepanikan akibat salah posisi.. Jelas2 lg trending.. Karena panik, di averiging terus dan lot diperbesar dan semakin besar...! Setelah MC baru nyesel, mengapa aku averiging, kan harusnya aku lock dolo...atau cutloss dan perasaan sesal lainnya. Atau akibat salah posisi akhirnya mode on pasrah, no action. Hanya pake strategi berharap doang! Jadinya ya dapet angin doang ..! Akhirnya ganti nama, misalnya ya jadi "KANG BEJO ..! Wkkkkkk...

Ketujuh : Banyak berguru .. Karena setiap berguru selalu dikasih sistem baru dan indikator baru... Jadi keracunan sistem dan indi! .. Mau Dipake, sdh banyak sistem yg dimiliki, gak dipake.. Itu dari guru sekaligus..punya harapan akan profit seperti gurunya... Padahal gurunya belum tentu profit hahahahaa...!!! 

Kedelapan : Tergantung Anda! Jika Anda masih dalam kategori tersebut diatas.. maka Anda akan loss lagi !  Hahahahaa

Akhirnya, 

Kesalahan adalah pengalaman belajar, seharusnya kita belajar pelajaran yang sangat berharga pada setiap kesalahan yang dibuat. kesalahan berarti satu lagi kesempatan untuk mencobanya lebih baik dan melakukannya dengan lebih baik di lain kali...

Salam sukses selalu

Selamat Jalan Master ....

Monday, 25 June 2012



Disaat derap langkah kaki kuda masih terdengar di sepanjang jalan berbatu. Gaun-gaun  sutera  masih menghiasi tubuh semua orang. Dimana status sosial mendarah daging dan pangeran di kerajaan megah merupakan  impian para gadis.

Kau tahu? Aku bergerak karena tarian jemarimu. Aku melihat dunia karena kau mengajakku. Kau membuatku hidup, meskipun aku layaknya boneka yang tak berdaya.

Tak ada kisah putri tidur.
Tak ada kisah seorang gadis dengan ibu tiri kejam.
Tak ada kisah pangeran yang mencium sang putri.
Ini hanya sebuah kisah. Sangat biasa dan tidak terkenal.
Bukan pangeran, hanya seorang penghayal mimpi mimpi
Bukan kerajaan, hanya sebuah rumah kecil dengan tangisan anak kecil didalamnya

Sang pemimpi  itu memiliki rambut hitam, dan bermatakan merah seperti  api yang membara. Matanya menghanyutkan seperti rasa manis dalam lumeran salju. Dan wajahnya memikat setiap gadis melebihi bayanganmu. Hidupnya terlihat normal seperti pemeran figuran dalam sebuah cerita. Tak banyak masalah menghampiri hidupnya yang tidak  juga begitu singkat.
Tapi, hidup tidak semudah berjalan di garis lurus bukan? Suatu saat akan ada sebuah tikungan yang mempertemukan kita dengan sebuah masalah rumit. Dan tentunya, tidak semua jalan yang dipilih akan berakhir bahagia.

Termasuk hidup dari sang pemimpi dari negeri dongeng itu...
Pria tampan dengan kisah hidup yang berakhir tidak bahagia.
Tidak , tidak.. !!! dia tidak mati ... !!!
Dia juga tidak dikucilkan oleh penduduk  disekitarnya. Semua orang menyayanginya.
Dengan rambut layaknya kelopak bunga  dan mata berkilau. Pipinya  gempal  dengan semburat merah di kulitnya yang hitam. Bibirnya yang tipis dan mengkilap selalu tertarik ke dua sudut membentuk senyuman termanis.

Semua hari berlalu seperti biasa. Ketika matahari terbit dan pergi dari peraduaannya. Memberikan cahaya yang menusuk dari balik jendela. Bagaimana rasanya diterpa cahaya?
Hei master? Bagaimana rasanya cahaya matahari itu?
Apa itu sehangat senyumanmu?
Master.. Master?
Bisakah kau gerakkan aku? Sebentar saja.
Buatlah aku memandangi dinding dingin di belakang ini.
Tidak apa-apa.
Master?
Aku ingin menangis.
Apa kau bisa buat mataku ini menangis?

Sang  Pemimpi itu memeluk tubuh mungil itu erat-erat. Mencium rambutnya yang hitam legam itu dan setetes air mata jatuh di atas pipi. Mengalir kebawah dan dalam sekejap menghilang entah kemana.
Master.. master?
Kenapa menangis?
Jangan menangis untukku.
Karena aku,  tidak pernah bisa menangis untukmu.
"Aku sudah harus kembali ke kehidupanku yang sebenarnya. Keluargaku membutuhkanku."
Tangan itu kembali menelusuri lekuk rambut . Senyuman pilu aneh itu masih melekat di wajahnya.  dia menghirup udara lebih banyak untuk paru-parunya. Sedetik kemudian, bola mata memikat itu kembali terlihat.

Dia kini sendiri di antara sekian banyak manusia. Penuh debu dan masih memancarkan kilau di mata elangnya. Terduduk manis di sebuah rak toko. Menunggu sang master kembali dan membawanya bersamanya.

Aku lelah
Menunggu dalam gelap.
Begitu kelam dan debu ini membuatku risih.
Tidak apa-apa tidak menangis.
Tidak apa-apa tidak menyentuhku.
Ada sesuatu yang ingin kuucapkan padamu.
Master?
Dia menghembuskan nafas sekilas dan melihat kearah beragam manusia itu kembali. Sedikit lama hingga dia menemukannya. Tepat memandang lurus kearahnya.

Maaf.
Mungkin jemari-jemari itu sudah tak layak memberikan kehidupan bagi tubuh tak berguna ini.
Tapi, Master, jari-jarimu memberikan kehidupan untukku.
Nama ini sudah tak layak terucap dari bibir sempurna itu.
Suaramu membuatku semakin mencintai dunia ini.
Dan, kehadiranmu bagaikan pengganti jantung dalam tubuh ini.
Kau memperlihatkan banyak keindahan.
Air hujan itu mulai menetes dari ujung daun pohon Kamboja dan jatuh di atas pipinya yang hitam. Mengalir kebawah dengan pelan bagaikan air mata seorang manusia yang pilu. Namun, Senyumannya masih tetap sama.

Mata Sang Master membulat sempurna. Kakinya serasa membeku dan bibir tipisnya terkatup sempurna. Seakan telah dijahit oleh senar-senar yang tak akan putus. Dia mencengkram pembatas beranda yang terbuat dari batu ukir mahal dengan erat.
Tidak apa-apa.
Tersenyumlah dan dengarkan ini.
Master?
Bibir itu sedikit terbuka, merasakan angin dingin yang berhembus menerpa kerongkongannya. Matanya terlihat berkilau dengan genangan air tertahan di pelupuk matanya.

Senyuman abadinya  terlihat berubah. Bibir kaku itu bergerak meskipun hanya sebuah pergerakan kecil yang sulit dilihat dari jauh.
Kau membuatku hidup, meskipun aku hanya seorang manusia layaknya boneka yang tak berdaya.
"Terima kasih, Master."

Dalam sekejap, sebelum hujan berhenti membasahi. Kedua sosok itu telah hilang seperti tersapu oleh rintikan hujan. Menunggu pelangi yang akan muncul setelah  semua ini berakhir.
Begitu pula dengan kisah ini. Hingga akhir hayatnya, Sang pemimpi itu tak pernah melihat lagi sang master kembali. Tak pernah melihat mata elangnya yang tajam lagi, tak pernah menyentuh permukaan licin porselen itu lagi dan tak pernah melihat senyuman itu lagi.

Semuanya telah berakhir. Tepat disaat bibir itu bergerak tanpa jemari sang master.....

Selamat Jalan Master, Semoga Engkau menemukan apa yang engkau cari...

                                         

Ujian dan Cobaan Disegerakan Bagi Hamba yang Mu'min Sebagai Tanda Kebaikan Untuknya

Wednesday, 30 May 2012



Dari Anas bin Malik radhiallahu’anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
Ų„ِŲ°َŲ§ Ų£َŲ±َŲ§ŲÆَ اللَّهُ ŲØِŲ¹َŲØْŲÆِهِ Ų§Ł„ْŲ®َيْŲ±َ Ų¹َŲ¬َّŁ„َ Ł„َهُ Ų§Ł„ْŲ¹ُŁ‚ُوبَŲ©َ فِى الدُّنْيَŲ§ وَŲ„ِŲ°َŲ§ Ų£َŲ±َŲ§ŲÆَ اللَّهُ ŲØِŲ¹َŲØْŲÆِهِ الَّؓŲ±َّ Ų£َŁ…ْŲ³َكَ Ų¹َنْهُ ŲØِŲ°َنْŲØِهِ Ų­َŲŖَّى يُوَافِŁŠŁ‰ ŲØِهِ يَوْŁ…َ Ų§Ł„ْŁ‚ِيَŲ§Ł…َŲ©ِ
“Apabila Allah Subhanahu wata’ala menghendaki kebaikan pada seorang hamba, maka Allah Ta’ala akan menyegerakan hukumannya di dunia. Dan apabila Allah Subhanahu wata’ala menghendaki kejelekan pada seorang hamba, maka Allah Ta’ala akan menangguhkan (hukumannya) atas dosanya hingga genap di hari kiamat.” (HR. Tirmidzi dan Hakim, dishahihkan Syaikh Al Albani rahimahullah)
Apabila Allah Subhanahu wata’ala menghendaki kebaikan pada seorang hamba: Yang dimaukan adalah hamba yang mukmin, dan kebaikan yang dimaukan adalah terhapusnya dia dari dosa.
Maka Allah Ta’ala akan menyegerakan hukumannya di dunia: Yakni akan menimpakan kepadanya ujian dan musibah-musibah di dunia sebagai balasan akibat dosa yang dia lakukan.
Dan apabila Allah Subhanahu wata’ala menghendaki kejelekan pada seorang hamba: Yang dimaukan adalah adzab akhirat.
Maka Allah Ta’ala akan menangguhkan (hukumannya) atas dosanya: Yakni mengakhirkan hukuman akibat dosa yang dia lakukan.
Hingga genap di hari kiamat: yakni didatangkan semua dosanya secara utuh di hari kiamat.
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam mengabarkan bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala akan menimpakan berbagai ujian (musibah) kepadanya hamba-Nya yang mukmin, yang demikian itu untuk membersikan dia dari dosa-dosa dan kesalahan yang dia perbuat selama hidupnya, supaya nanti di hari kiamat akan ringan bebannya dan dia menerima catatan amalnya dengan tangan kanannya [1]. Dan bahwasanya Allah Subhanahu wata’ala akan menahan (tidak memberikan) musibah kepada sebagian manusia bukan karena cinta atau memuliakannya akan tetapi hal itu adalah istidraj [2] untuknya dalam kehidupannya. Supaya dia datang pada hari kiamat dengan dosa yang sangat banyak dan berat bebannya dan ia pasti akan mendapat adzab Allah Ta’ala. Dan Allah Ta’ala memberikan keuatamaan kepada siapa yang Dia kehendaki dan menghukum siapa saja dengan keadilan-Nya. Dia tidak ditanya tentang apa yang Dia perbuat akan tetapi merekalah yang akan ditanya.

Faidah hadits ini
1. Penetapan bahwasanya Allah Taala memiliki sifat Al Iradah (Maha Menghendai) sesuai  dengan keagungan-Nya.
2. Bahwasanya kebaikan dan keburukan adalah takdir dari Allah ta’ala.
3. Bahwasanya ujian (musibah) yang menimpa seorang mukmin adalah tanda kebaikan selama dia tidak meninggalkan kewajibannya sebagai seorang mukmin atau melakukan perkara-perkara yang diharamkan.
4. Hendaknya khawatir jika selalu diberikan kenikmatan atau kesehatan (tidak pernah tertimpa ujian atau musibah).
5. Wajibnya berbaik sangka kepada Allah Ta’ala atas apa-apa yang menimpa dirinya dari perkara yang tidak dia senangi.
6. Tidak musti karunia Allah Ta’ala adalah perkara yang disukai seorang hamba.


Keterkaitan hadits dengan bab “Termasuk Dari Keimanan Adalah Bersabar terhadap Takdir Allah Ta’ala”

Hadits ini menunjukkan dalil bahwasanya di antara sifat-sifat keimanan adalah bersabar terhadap apa-apa telah ditakdirkan atasnya dari berbagai ujian (musibah) karena itu baik untuknya [3].
 [1] Allah Ta’ala berfirman,
فَŲ£َŁ…َّŲ§ Ł…َنْ Ų£ُوتِيَ كِŲŖَŲ§ŲØَهُ ŲØِيَŁ…ِŁŠŁ†ِهِ. فَŲ³َوْفَ يُŲ­َŲ§Ų³َŲØُ Ų­ِŲ³َŲ§ŲØًŲ§ يَŲ³ِيرًŲ§. وَيَنْŁ‚َŁ„ِŲØُ Ų„ِŁ„َى Ų£َهْŁ„ِهِ Ł…َŲ³ْŲ±ُورًŲ§
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
[2] Sebagaimana firman Allah Subhanallahu wa Ta’ala:
فَلا ŲŖُŲ¹ْŲ¬ِŲØْكَ Ų£َŁ…ْوَŲ§Ł„ُهُŁ…ْ وَلا Ų£َوْلادُهُŁ…ْ Ų„ِنَّŁ…َŲ§ يُŲ±ِيدُ اللَّهُ Ł„ِيُŲ¹َŲ°ِّŲØَهُŁ…ْ ŲØِهَŲ§ فِي Ų§Ł„ْŲ­َيَŲ§Ų©ِ الدُّنْيَŲ§ وَŲŖَŲ²ْهَŁ‚َ Ų£َنْفُŲ³ُهُŁ…ْ وَهُŁ…ْ كَافِŲ±ُŁˆŁ†َ
“Maka janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki dengan (memberi) harta benda dan anak-anak itu untuk menyiksa mereka dalam kehidupan di dunia dan kelak akan melayang nyawa mereka, sedang mereka dalam keadaan kafir.” (At-Taubah: 55)
Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan tentang ayat di atas: “Janganlah kamu tertipu terhadap harta benda dan anak-anak (yang Allah berikan kepada) orang kafir di kehidupan dunia, hanya saja Allah menghendaki yang demikian, agar Dia mengadzab mereka di akhirat kelak.” Inilah yang dinamakan dengan istidraj. Allah Subhanallahu wa Ta’ala berfirman:
Ų£َيَŲ­ْŲ³َŲØُŁˆŁ†َ Ų£َنَّŁ…َŲ§ نُŁ…ِŲÆُّهُŁ…ْ ŲØِهِ Ł…ِنْ Ł…َŲ§Ł„ٍ وَŲØَنِŁŠŁ†َ. نُŲ³َŲ§Ų±ِŲ¹ُ Ł„َهُŁ…ْ فِي Ų§Ł„ْŲ®َيْŲ±َŲ§ŲŖِ ŲØَŁ„ لا يَŲ“ْŲ¹ُŲ±ُŁˆŁ†َ
“Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa) Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka? tidak, sebenarnya mereka tidak sadar.” (Al Mu’minun: 55-56)
[3] Dari Abu Yahya Shuhaib bin Sinan radhiallahu‘anhu, Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda:
Ų¹َŲ¬َŲØًŲ§ Ł„ِŲ£َŁ…ْŲ±ِ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ¤ْŁ…ِنِ، Ų„ِنَّ Ų£َŁ…ْŲ±َهُ كُŁ„َّهُ Ł„َهُ Ų®َيْŲ±ٌ وَŁ„َيْŲ³َ Ų°َاكَ Ł„ِŲ£َŲ­َŲÆٍ Ų„ِلاَّ Ł„ِŁ„ْŁ…ُŲ¤ْŁ…ِنِ، Ų„ِنْ Ų£َŲµَŲ§ŲØَŲŖْهُ Ų³َŲ±َّŲ§Ų”ُ Ų“َكَŲ±َ فَكَانَ Ų®َيْŲ±ٌ Ł„َهُ، وَŲ„ِŲ°َŲ§ Ų£َŲµَŲ§ŲØَŲŖْهُ Ų¶َŲ±َّŲ§Ų”ُ ŲµَŲØَŲ±َ فَكَانَ Ų®َيْŲ±ٌ Ł„َهُ
“Sungguh menakjubkan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya baik baginya, dan sikap ini tidak dimiliki kecuali oleh orang mukmin. Apabila kelapangan hidup dia dapatkan, dia bersyukur, maka hal itu kebaikan baginya. Apabila kesempitan hidup menimpanya, dia bersabar, maka hal itu juga baik baginya.” (HR. Muslim)

Semoga Bermanfaat, Amin....

Arep Kepiye Maneh Iki Kang ???

Tuesday, 22 May 2012



Haiyyah... Opo maneh iki?
Wess mbooh... meneng ae.  Dengerin nih ada yang lagi curhat!
“setiap orang memang berhak untuk memiliki impian mereka, karena impian tersebut orang bisa hidup. saya pun berharap juga begitu. saya tidak berani berharap terlalu tinggi mengingat kamampuan saya yang sangat minim. saya dulu punya usaha dan mandiri dan karena saya bangkrut  saya terlibat hutang yang sangat banyak padahal sekarang  saya tidak lagi bisa bekerja, akhirnya saya tertarik dengan forex. saya tertarik karena forex mempunyai potensi yang angat tinggi untuk mendapatkan profit. Katanya sih...  Meski kini saya sekarang hanya modal ‘sak cuwil’, tapi saya berharap modal ini berkembang menjadi  sangat banyaaaaaaaaaak.  saya berharap bisa memanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan segala hutang yang menumpuk. Saya berharap bisa menyelesaikan masalah saya... You Know....
“Setelah itu?”
“Setelah hutang saya lunas,  saya ingin punya rumah walaupun tidak terlalu mewah tapi cukup Untuk membuat betah dalam rumah. Kalau kepanasan, Cukup Nyalain Ambil Remot AC saja. Kalau mau mandi, tapi kan dingin, ya  cukup putar kran pemanas saja. Kalau gak sempat ambil minum karena sibuk trading, apalagi  lagi floating, cukup panggil pembantu untuk membantuku mengambilkan air minum di kulkas. Atau saya suruh buat juice mangga saja, biar tidak sariawan.”
“Terus?”
“Ya, kalau bisa sih bisa jalan-jalan keliling indonesia setiap market libur atau menjadi pembicara dan penginspirasi orang di dunia forex.  Kemudian sebulan sekali saya menyumbang 10 % penghasilan WD kepada mereka yang membutuhkan.  Pokoknya saya ingin hasil  dari trading saya cukup buat hidup sehari-hari,cukup buat biaya sekolah anak,cukup buat kita memberikan sebagian hasil dari forex buat orang yang kurang mampu...
“Terus?”
“Terus terus.... gundulmu !!! Aku off dulu ya, mau ngadepin dept collector dulu nih.  Shaun Sheep Shaun Seep..... Hari-hari kok  dikejar-kejar hutang !!!”
>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Huahahahahahhaaaaa.....
Menggelikan sekaligus mengenaskan! Tetapi fenomena itu  benar-benar ada disekitar kita.
Hari-hari berlalu.... Tidak terasa sudah beberapa bulan.
“Kang   Jana apa kabar?” begitu sapanya ketika dia bertamu ke rumahku.
“Baik  Pak Darto... gimana kabar kamu?”
“Tambah remuk!”
“Lho koq?”
“Investasiku macet! Gak ada yang memberi hasil, boro-boro modal kembali!” Oalah Pak Darto, Pak Darto...Hahahhahaha
“Eit, tunggu dulu! Bukankah  kemarin dulu kamu mengatakan kamu akan trading sendiri? Kemudian kamu bermimpi akan  kaya raya, bahkan aku pun akan kamu ajak ke Sidney, sekedar punya plastik merk mall yang ada disana?”
“Justru aku bermimpi kaya raya itu-lah kang, hidupku jadi begini...!”
“Apa ada yang salah dengan mimpimu?”
“Bukan salah mimpiku, tetapi salah cara aku mewujudkan mimpiku. Aku trading modal kecil, bebanku besar,  ternyata aku gak profit-profit, malah kemudian loss dan habis. Dan ketika curhat sama temen, aku disarankan investasi  dan hasil 200 % per bulan.  Ya ikut lah! Kebetulan, sertifikat tanah masih ada, ya akhirnya aku ‘sekolahkan’. Kan, dalam perhitunganku saya akan dapat sekian-sekian, hutang lunas dalam jangka waktu sekian-sekian... Aku akan menjadi kaya raya, terus aku akan beli rumh meski gak mewah, bisa sodakoh jariah 10 % setiap bulan.. bla bla bla..!”
“Kamu percaya saat itu?”
“Ya gak percaya 100 % sih... memang gak logis, tapi kan aku jadi punya harapan! Harapanku lebih besar daripada kepercayaanku. Ya sudah.. piye maneh kang !”
“Kamu memperhitungkan reward, hasil, yang manis-manis, tetapi apakah saat itu kamu juga memperhitungkan risikonya?”
“Istilah risiko terkubur oleh manisnya pengaruh, ibarat gula telah larut dalam air panas.  Yang kelihatan di depan mataku adalah keindahan dan kenyamanan hidup! Ternyata, aku salah! Dan sadar-sadar ketika hidupku semakin terpuruk, dan yang saya hadapi sekarang malah hanya risiko kepedihan dan tanggung jawab!”
“Kalau ada yang menawarkan investasi 50%, kamu ikut lagi gak?”
“Hahahahahaaa.... Kang...., hidupku semakin parah.  Duit saja gak punya. “
“Kalau ada yang meminjami kamu duit lagi?”
“Hemm....! Sekarang hidupku begini.  Kalau aku bekerja jadi buruh, sampai akhir hidupku pun ya hutangku tak lunas. Keluargaku sudah tidak ada lagi yang bisa diandalkan. Hidupku pun hari-hari dalam ketakutan dikejar-kejar hantu berjaket! Mungkin kalau ada yang mau meminjamkan duit dan ada investasi 50%, kayaknya sih itu kesempatan terakhirku .”
“Masih gak kapok?”
“Kalau aku kapok, aku hanya jadi buruh... sementara aku  sama sekali gak punya keahlian apa-apa.”
“Hemm.... ya mungkin investasimu kali ini gak usah banyak-banyak, 100 rebu saja.” Hehehhe
“Hahahahhaa Kalau gak banyak, mana mungkin aku bisa selesaikan hutangku yang banyak? Aaah.. pusing! Aku kali ini akan mengambil  jalan ketiga saja, Tidak investasi ke forex.”
“Apaan?”
“Ke dukun!”
“Hadeeuuuh! Jangan! Gak ada gunanya sobat!”
“Wes, meneng ae kowe kang... Aku ada relasi yang mengetahui dukun hebat!”
Dan.....
Hari-hari berlalu... dua bulan sudah terlewati, Pak Darto datang lagi.
“Kang... maaf, ijinkan aku menginap di rumahmu untuk sementara!”
“Kenapa dengan rumahmu? Bukankah sudah ada AC, kamar mandi dengan air panas.. !”
“Gundulmu! Dukunnya dukun gemblung! Gak ada hasilnya..  Katanya mau narik emas batangan malah yang ketarikk duitku, bahkan duit  yang terakhir ini.  Sementara rumahku akan  di sita bank. Aku  menjadi gelandangan, Kang.. Nasiiiib... nasiiiib!”
“Mengenaskan!”
“Aku harus bagaimana lagi sekarang!”
“Perbanyaklah bertaubat, sholat dan sabar. Allah akan memberi jalan kepadamu. Semoga.. aamiin”
“Aamiin...”
“Kamu gak bisa menolongku, Kang?”
“Kamu butuh duit dan itu di dapat dengan pekerjaan, maka kamu harus bekerja dan yang kamu butuhkan pertolongan dari  Tuhanmu! Karena yang memberi rizki adalah Tuhanmu!”
“Pekerjaan apa, hutangku banyak!”
“Kalau sedang bekerja jangan mikir hutang, hasilnya buat melanjutkan hidupmu saja. Kalau ada kelebihan  baru buat mengangsur hutang.”
“Wah, saya akan dimarahi orang-orang karena gak bayar hutang? Aku gak mungkin dapat pekerjaan dengan gaji yang besar, untuk hidup saja gak tahu...”
“Lha, itu bagian dr tanggung jawab. Sekarang kamu ingin gak dimarahi, ya jangan hutang atau investasimu jangan macet! Kalau ini sudah terjadi, dan hasil kerjamu itu buat bayar hutang semua.. memang kamu gak akan makan? Memang kamu superman apa?”
“Koq malah dimarahi?”

“Aku gak marah, Cuma aku membuka pikiran kamu itu agar berfikir logis! Kamu itu sekarang gak perlu gengsi-gengsian. Lakukan apa yang kamu bisa, pentingkan hidupmu dulu baru orang lain! Nah, disitu kamu sambil berdoa... mohon pertolongan sama Yang Maha Kuasa. Hidup itu kan sudah ada yang atur, manusia hanya berusaha saja. Tuhan menciptakan manusia kan dengan tanggung jawab. Tenang saja...! Kalau jatah rejekimu sudah gak ada, nyawamu akan dicabut, tenang saja... toh sekarang kamu masih bernyawa... Tandanya masih ada jalan rejeki buatmu! Orang yang kaya raya juga bisa miskin mendadak, begitu pula orang miskin pun bisa kaya mendadak. Yang penting kamu  berbuat baik di dunia ini. Siapa tahu, besok sore kamu menolong seorang gadis yang membutuhkan, ternyata orang tuanya kaya raya, terus hutangmu dilunasi dan anak gadisnya di jodohkan sama kamu..! Itu contoh sederhananya!"
“Ya ya ya...! terus?”
“Terus aku capek nulisnya.. kriting tanganku...!  Aku arep turu, koneksiku juga lagi  mati!!! “
“Lha aku piye?”
“Yo wes.. ngguya ngguyu sendiri kono.. penakno!”
Oalah Pak Darto Pak Darto, Mati wae ....

Trading Forex carries a high level of risk and may not be suitable for all investors. There is a possibility that you could sustain a loss of all of your investment and therefore you should not invest money that you cannot afford to lose. You should be aware of all the risks associated with Foreign Exchange Online Trading